Kemampuan Bahasa di CV: Cara Menulis Level Bahasa (CEFR, TOEFL, IELTS)

Oleh tim CV Analyz, dengan bantuan AIDitinjau oleh Ahmad SakkaDiperbarui 4 menit baca

Cara menulis kemampuan bahasa di CV: istilah yang jelas, skor TOEFL, IELTS, JLPT, penulisan CEFR, letak bagian bahasa, dan kesalahan umum, dengan contoh fiktif.

Tulis setiap bahasa dengan level yang jelas, seperti "Bahasa Inggris: menengah atas (B2)", dan tambahkan nama tes serta tahunnya jika ada. Mulailah dari bahasa ibu. Tulisan "Bahasa Inggris: baik" hampir tidak memberi informasi, dan persen atau bintang lebih tidak jelas lagi. HRD bisa saja mengganti bahasa wawancara secara tiba-tiba, jadi tulis level yang benar. Semua contoh di sini fiktif.

TOEFL ITP, iBT, IELTS: tulis jenisnya

Di Indonesia, banyak kampus dan lembaga memakai TOEFL ITP atau tes prediksi. Tuliskan jenis tesnya, karena hasil tes prediksi tidak sama dengan sertifikat resmi. Contohnya "TOEFL ITP 540 (2025)". Jangan menulis hanya "TOEFL 540" dan jangan menyebut skor dari kursus sebagai sertifikat internasional. Untuk posisi BUMN, CPNS, atau beasiswa, cek syarat jenis tes dan masa berlakunya di pengumuman resmi. Tidak ada satu angka yang "bagus" untuk semua lowongan.

Sebelum: Bahasa Inggris aktif. Sesudah: Bahasa Inggris: menengah atas (B2, TOEFL ITP 530, 2025); menjawab email pembeli dari Australia setiap hari.

Perhatikan juga tahunnya, karena skor lama bisa menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan Anda sekarang. Banyak lembaga membatasi masa berlaku skor sampai sekitar dua tahun.

Skala yang umum

  • Istilah umum: penutur asli, mahir, menengah atas, menengah, dasar. Cocok untuk CV berbahasa Indonesia.
  • CEFR: A1 dan A2 dasar, B1 dan B2 mandiri, C1 dan C2 mahir. Dikenal di perusahaan multinasional dan untuk melamar ke Eropa.
  • Tes: IELTS, TOEFL, TOEIC, JLPT untuk bahasa Jepang, HSK untuk bahasa Mandarin.

Gunakan satu cara menulis di seluruh daftar, dan jangan mengubah skor menjadi level menggunakan tabel tidak resmi.

Menilai diri tanpa tes terbaru

Tabel penilaian diri Dewan Eropa di Europass adalah titik awal gratis. Pertanyaan ini hanya panduan kasar dari kami:

  • Mengikuti obrolan kerja rutin, tetapi kesulitan di rapat: sekitar B1.
  • Menulis email, ikut rapat, dan menelepon dengan beberapa kesalahan: pertimbangkan B2.
  • Presentasi, negosiasi, dan menulis laporan tanpa banyak bantuan: mendekati C1.
  • Memakai nuansa bahasa seperti penutur asli berpendidikan tinggi: menunjukkan C2.

Kemampuan membaca dan berbicara bisa berbeda. "Bahasa Inggris: membaca dokumen teknis baik, berbicara menengah" lebih berguna daripada satu label yang terlalu tinggi.

Contoh penulisan

  • Bahasa Indonesia: penutur asli
  • Bahasa Inggris: mahir (C1, IELTS 7.0, 2025)
  • Bahasa Jepang: menengah (JLPT N3, 2024)
  • Bahasa Jawa: penutur asli (jika relevan untuk layanan pelanggan lokal)

Bahasa daerah tidak selalu perlu ditulis, tetapi bisa berguna untuk penjualan lapangan atau layanan pelanggan di wilayah tertentu. Pada CV berbahasa Inggris, cantumkan Indonesian: Native.

Letak bagian bahasa

  • Bahasa menjadi syarat, misalnya di perusahaan Jepang: sebutkan juga di ringkasan.
  • Melamar ke luar negeri: tampilkan level bahasa setempat dengan jelas. Lihat panduan CV pendatang.
  • Hanya pelengkap: bagian singkat di dekat keahlian sudah cukup.

Jika lowongan meminta lebih tinggi

Jika iklan meminta "mahir bahasa Inggris" dan Anda baru B1, jangan menaikkan level. Pikirkan dulu apakah bahasa itu benar-benar dipakai setiap hari, misalnya pada perusahaan ekspor atau layanan pelanggan internasional, atau hanya bagian dari template iklan. Jika hanya template, Anda tetap bisa melamar dengan level asli dan menambahkan hal yang benar, seperti "sedang mengikuti kursus menuju B2".

Di perusahaan asing, kapal pesiar, atau pusat layanan pelanggan internasional, bahasa biasanya dipakai setiap hari, dan kemampuan bisa diuji lewat telepon sebelum wawancara. Level yang dibesar-besarkan akan terlihat dalam beberapa menit. Minta teman melakukan simulasi telepon dengan Anda sebelum melamar. Untuk beasiswa atau BUMN, periksa pula jenis tes dan masa berlakunya dalam pengumuman.

Pengalaman di kelas internasional atau pertukaran pelajar boleh disebut sebagai bukti, tetapi tidak menggantikan level yang jujur, apalagi jika sudah lama tidak dipakai. Berlatihlah selama beberapa minggu sebelum wawancara bila perlu.

Persiapan bila wawancara berganti bahasa

  1. Siapkan perkenalan satu menit dalam bahasa yang diminta.
  2. Latih cara menjelaskan pekerjaan terakhir dan satu proyek dengan kata-kata sendiri.
  3. Pelajari istilah di bidang Anda, seperti nama sistem dan laporan.
  4. Siapkan satu kalimat sopan untuk meminta pewawancara mengulang.
  5. Rekam suara Anda, atau berlatih dengan teman yang mau bertanya.
  6. Jika tidak menemukan kata yang tepat, jelaskan dengan cara lain dan terus berbicara.

Buktikan di pengalaman

Menjawab email pembeli dari Australia dalam bahasa Inggris dan menyiapkan dokumen pengiriman.

Kalimat seperti ini lebih meyakinkan daripada label. Untuk CV berbahasa Inggris, baca panduan CV bahasa Inggris.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Menulis "mahir" padahal baru B1.
  • Memakai bintang, bar, atau "Bahasa Inggris 75%".
  • Menulis skor tanpa jenis tes dan tahun.
  • Menyebut "aktif berbahasa Inggris" tanpa contoh.
  • Mencantumkan bahasa yang hanya dipelajari sebentar di sekolah.

Sebelum mengirim, ucapkan ringkasan CV Anda dalam setiap bahasa kerja yang ditulis. Jika terasa sulit, sesuaikan levelnya.

Sumber: Council of Europe: CEFR.

Perbaiki CV Anda dengan CV Analyz: tugas menjadi hasil yang jelas, sesuai pekerjaan dan negara tujuan, hanya dari data yang Anda berikan.

Perbaiki CV Anda sekarang

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana menulis kemampuan bahasa Inggris di CV?

Gunakan level yang jelas atau CEFR, dan tambahkan jenis tes serta tahun, misalnya "Bahasa Inggris: menengah atas (B2, TOEFL ITP 530, 2025)".

Perlukah mencantumkan Bahasa Indonesia di CV?

Pada CV berbahasa Indonesia biasanya tidak wajib. Pada CV bahasa Inggris atau untuk perusahaan asing, cantumkan sebagai penutur asli.

Berapa skor TOEFL yang bagus untuk CV?

Tergantung lowongan. Ikuti syarat yang diminta dan sebutkan jenis tesnya, karena ITP, iBT, dan tes prediksi berbeda.

Apakah tes prediksi boleh ditulis?

Boleh jika ditulis sebagai tes prediksi. Jangan menyebutnya sertifikat resmi.

Lanjutkan dari sini

Artikel terkait