Cara Menulis Pengalaman Freelance di CV agar Terbaca sebagai Pengalaman Kerja

Oleh tim CV Analyz, dengan bantuan AIDitinjau oleh Ahmad SakkaDiperbarui 4 menit baca

Cara menulis pengalaman freelance di CV: satu posisi dengan jabatan jelas, proyek pilihan, klien rahasia, bukti tanpa paklaring, dan kembali menjadi karyawan.

Tulis pengalaman freelance seperti pekerjaan biasa: satu posisi dengan jabatan yang jelas, periode, dan beberapa proyek pilihan beserta hasil kerjanya. Pekerjaan lepas adalah pengalaman yang sah. Masalahnya, tulisan seperti "Freelance, 2021-2024" membuat HRD bertanya-tanya apa yang sebenarnya Anda kerjakan. Di Indonesia ada satu pertanyaan tambahan: bagaimana membuktikannya tanpa paklaring? Semua contoh di sini fiktif.

Bukti pengganti paklaring

Banyak perusahaan terbiasa meminta surat keterangan kerja, dan pekerja lepas biasanya tidak memilikinya. Panduan yang kami baca jarang membahas hal ini. Siapkan beberapa hal berikut sebelum melamar:

  • Dua klien yang bersedia dihubungi, atau surat referensi singkat dari klien.
  • Portofolio berisi hasil kerja yang boleh ditampilkan.
  • Profil di platform seperti Sribulancer, Fastwork, atau Upwork jika penilaiannya masih terlihat.
  • Kontrak, invoice, atau bukti transfer untuk menunjukkan periode kerja jika diminta.

Untuk CPNS atau instansi tertentu, tanyakan dokumen apa yang diakui sebagai pengalaman kerja, karena aturannya bisa berbeda.

Pilih susunan yang tepat

  • Pekerjaan utama: satu posisi di bagian pengalaman, sesuai urutan waktu.
  • Satu klien jangka panjang: entri tersendiri dengan nama klien jika boleh, ditambah kata "kontrak" atau "freelance".
  • Sambil bekerja tetap: letakkan di bawah "Proyek Lepas", agar tanggalnya tidak terlihat bentrok.
  • Banyak pekerjaan kecil: gabungkan, lalu pilih tiga sampai lima yang paling dekat dengan lowongan.

Jabatan yang jelas

Kata "Freelancer" tidak menjelaskan pekerjaan Anda. "Penulis Konten Freelance" atau "Penerjemah Lepas Inggris-Indonesia" menjelaskan. Jangan menulis "CEO" atau "Founder" untuk usaha satu orang, karena akan terbaca berlebihan.

Bukan hanya desainer dan programmer

Contoh di internet umumnya tentang desainer atau penulis. Padahal banyak pekerja lepas di Indonesia bekerja di bidang lain, dan pengalaman itu berguna jika relevan dengan lowongan:

  • Pengemudi ojek online: "Mengantar sekitar 20 pesanan per hari, dengan rating yang tercatat di aplikasi".
  • Toko Shopee atau Tokopedia: "Mengelola toko pakaian: foto produk, stok, pengiriman, dan balasan pelanggan".
  • Guru les: "Mengajar matematika untuk enam siswa SMP setiap minggu dan menyusun latihan soal".
  • Admin media sosial lepas: "Menjadwalkan konten Instagram untuk tiga UMKM kuliner".

Untuk setiap proyek, jawab empat hal

  1. Untuk siapa: nama, atau jenis dan skala klien.
  2. Apa yang diminta, secara singkat.
  3. Apa yang Anda serahkan dan alat apa yang dipakai.
  4. Apa yang berubah setelahnya, jika Anda tahu.

Jika tidak mengetahui hasilnya, hasil kerja yang diserahkan juga sudah menjadi bukti. Baca pencapaian di CV untuk cara lain menulisnya.

Sebelum dan sesudah

Sebelum: Freelance sejak 2021. Mengerjakan berbagai proyek untuk banyak klien.
Sesudah: Penulis Konten Freelance, 2021 sampai sekarang. Menulis sekitar 120 artikel untuk enam klien di bidang kesehatan dan keuangan. Menyusun panduan gaya bahasa untuk sebuah startup. Bekerja rutin dengan tiga klien sejak 2022.

Versi kedua tidak memuat persentase karangan. Namun bidang, jumlah pekerjaan, dan klien yang bertahan terlihat jelas. Itu sering lebih meyakinkan daripada angka kenaikan yang tidak bisa Anda jelaskan.

Portofolio dan klien luar negeri

Untuk desain, penulisan, dan pemrograman, satu tautan portofolio sering menjelaskan lebih banyak daripada satu paragraf. Pilih tiga sampai lima karya terbaik, minta izin untuk pekerjaan klien, lalu pasang tautannya di bagian atas CV. Jika punya klien luar negeri, tulis juga: "Menerjemahkan dokumen teknis untuk klien di Australia, sekitar 12 proyek per tahun". Hal ini menunjukkan kemampuan berkomunikasi. Jangan mencantumkan tarif atau penghasilan.

Klien yang dirahasiakan

Periksa kontrak sebelum menyebut nama. Jika tidak boleh, jelaskan jenisnya dengan tepat: "perusahaan logistik nasional" atau "startup fintech". Jangan melebihkan skalanya, dan jangan memberi petunjuk yang membuat orang di industri itu bisa menebak.

Bulan sepi dan jeda

Pendapatan pekerja lepas memang naik turun, dan tidak perlu dijelaskan per bulan. Periode yang tidak terputus tetap jujur selama Anda benar-benar aktif mencari klien. Jika berhenti setahun, katakan saja, dan perlakukan seperti jeda dalam CV.

Kembali menjadi karyawan

HRD mungkin khawatir Anda akan cepat pergi, atau sulit mengikuti atasan. Jawab singkat di ringkasan, tanpa meminta maaf:

Penulis konten dengan tiga tahun pengalaman lepas, ingin bergabung dengan tim untuk menangani satu merek dalam jangka panjang.

Saat wawancara, sebutkan yang Anda cari: rekan kerja, proyek yang lebih panjang, atau penghasilan tetap. Alasan itu sah. Jika juga berpindah bidang, baca panduan pindah karier.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Menulis dua puluh klien seperti dua puluh pekerjaan.
  • Hanya menulis "berbagai proyek".
  • Mengklaim hasil sendirian padahal dikerjakan bersama tim klien.
  • Menyembunyikan tahun-tahun itu. Kekosongan justru memunculkan pertanyaan lebih besar.

Terakhir, uji dengan satu pertanyaan: dapatkah orang asing menjelaskan apa pekerjaan Anda pada tahun-tahun itu? Jika bisa, bagian itu sudah cukup baik. Jika tidak, tambahkan dua proyek yang konkret.

Tingkatkan CV Anda dengan CV Analyz: tugas menjadi hasil yang jelas untuk pekerjaan dan negara tujuan, hanya dari data yang Anda berikan.

Perbaiki CV Anda sekarang

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana menulis pengalaman freelance di CV?

Tulis sebagai satu posisi dengan jabatan dan periode yang jelas, lalu cantumkan proyek pilihan dan hasil kerjanya.

Apakah freelance dianggap pengalaman kerja?

Ya, jika dijelaskan dengan baik. Beberapa instansi mungkin meminta dokumen, jadi tanyakan yang mereka terima.

Bagaimana jika nama klien rahasia?

Periksa kontrak, lalu sebutkan jenis dan skalanya tanpa menyebut nama.

Bolehkah menulis pengalaman ojek online?

Boleh jika relevan, misalnya untuk logistik atau layanan pelanggan. Tulis apa yang dikerjakan dan berapa lama.

Lanjutkan dari sini

Artikel terkait