CV Arsitek: Proyek, Tahapan, Software, dan Portofolio dengan Contoh

Oleh tim CV Analyz, dengan bantuan AIDitinjau oleh Ahmad SakkaDiperbarui 4 menit baca

Cara menulis CV arsitek: jelaskan proyek menurut jenis, luas, tahap, dan peran, tulis software serta STRA dengan tepat, dan sertakan portofolio yang fokus.

CV arsitek yang baik memberi tahu biro dengan cepat proyek apa yang Anda kerjakan, seberapa besar, tahap apa yang ditangani, apa yang Anda lakukan sendiri, dan software apa yang digunakan. Setelah itu, portofolio menunjukkan cara Anda merancang. Buat CV berbasis teks sepanjang satu atau dua halaman, dan letakkan tautan portofolio di bagian atas. Tulis status profesional dengan tepat, karena praktik arsitek di Indonesia diatur undang-undang. Berikut rumus proyek, contoh sebelum dan sesudah, serta saran untuk lulusan baru.

Dua dokumen, dua tugas

CV menjawab pertanyaan: dapatkah orang ini mengerjakan pekerjaan kami? Portofolio menunjukkan cara dia berpikir dan menggambar. CV yang penuh grafis dengan banyak kolom mungkin menarik, tetapi dapat menyulitkan pembacaan oleh perekrut maupun sistem ATS. Simpan ekspresi visual untuk portofolio.

  1. Nama, kontak, tautan portofolio, dan keanggotaan profesional.
  2. Profil: pengalaman, jenis bangunan, ukuran proyek, dan tahap.
  3. Software menurut kegunaannya.
  4. Pengalaman: proyek pilihan di setiap perusahaan.
  5. Pendidikan, sayembara, dan penghargaan.

Satu proyek, satu baris

Ikuti urutan ini: jenis bangunan, luas atau nilai, tahap, peran, dan hasil. Panduan pencapaian di CV menjelaskan pentingnya hasil. Angka berikut hanya ilustrasi, jadi gunakan angka Anda sendiri.

Sebelum: Mengerjakan berbagai proyek hunian dengan Revit.
Sesudah: Hunian 48 unit, 5.200 m²: mengembangkan desain hingga gambar kerja di Revit, berkoordinasi dengan struktur dan MEP, dan menyerahkan berkas PBG tepat waktu.
Sebelum: Mengawasi proyek kantor.
Sesudah: Gedung kantor 12.000 m²: mendampingi pengawasan 14 pekerjaan, menyusun laporan lapangan, dan menyelesaikan temuan hingga serah terima.
Sebelum: Mengikuti sayembara.
Sesudah: Sayembara pusat budaya: mengembangkan konsep dan studi fasad di Rhino dan Grasshopper; tim masuk lima besar dari 80 peserta.

Jika bekerja dalam tim, katakan. “Dalam tim enam orang, bertanggung jawab atas detail inti bangunan dan tangga” lebih kuat daripada mengklaim seluruh gedung, dan tetap meyakinkan saat wawancara.

Sebutkan tahapan proyek

  • Konsep dan pra-rancangan.
  • Pengembangan desain dan perizinan seperti PBG.
  • Gambar kerja (DED) dan detail.
  • RAB dan dokumen tender.
  • Pengawasan berkala dan serah terima.

Tahapan sering membedakan dua kandidat. Biro yang mencari tenaga teknis ingin melihat DED dan pengalaman lapangan, bukan hanya gambar sayembara. Karena banyak kontraktor dan pengembang juga merekrut arsitek, sesuaikan penekanannya dengan pekerjaan yang dilamar.

Software menurut kegunaan

  • BIM dan CAD: Revit, Archicad, AutoCAD.
  • Pemodelan: SketchUp, Rhino, Grasshopper.
  • Visualisasi: Enscape, V-Ray, Lumion, Twinmotion, Adobe.
  • Koordinasi: Navisworks atau Solibri.

Tulis hanya yang dapat Anda gunakan sejak hari pertama, dan jelaskan kegunaannya. “Revit: pemodelan DED dan pembuatan family” jauh lebih jelas daripada nama programnya saja. Baca keterampilan di CV.

STRA, IAI, dan sebutan profesi

Praktik arsitek diatur UU No. 6 Tahun 2017 tentang Arsitek. Jika memiliki STRA, keanggotaan IAI, atau sertifikat kompetensi, tulis jenis dan masa berlakunya. Jika belum, gunakan sebutan yang tepat seperti “sarjana arsitektur”, “junior architect” sesuai jabatan, atau “drafter”. Jika sedang menjalani Program Profesi Arsitek, tulis perkiraan kelulusannya. Jangan menulis izin yang belum dimiliki, karena perusahaan dapat memeriksanya.

Lulusan baru

Perlakukan tugas akhir, magang, dan proyek kuliah sebagai pekerjaan nyata: jenis, luas, kontribusi, dan alat. Kelompokkan di bawah “Proyek akademik pilihan”. Tunjukkan yang sudah dapat dilakukan di biro, seperti pemodelan, menyiapkan gambar kerja, atau pengukuran lapangan. Pada tahap ini, portofolio yang fokus lebih penting daripada CV panjang. Jika melamar ke perusahaan asing, perhatikan juga cara menulis bahasa di CV.

Portofolio yang dibuka

  • Kirim pilihan sekitar 10 halaman kecuali diminta lain, dan simpan versi lengkap untuk wawancara.
  • Perhatikan batas ukuran berkas dan beri nama berkas yang jelas.
  • Sertakan gambar teknis dan detail, bukan hanya render.
  • Sebutkan biro, tim, dan peran Anda, dan minta izin bila perlu.

Contoh singkat dan lengkap

Orang, perusahaan, dan angkanya fiktif, tetapi formatnya bisa digunakan kembali.

Rina Kusuma, S.Ars. | Arsitek | Jakarta | Telepon | Email | Portofolio
Ringkasan: 7 tahun di proyek hunian dan pendidikan, dari pengembangan desain hingga pengawasan berkala. STRA aktif.
Arsitek | Biro 30 orang, Jakarta | 09/2022 – sekarang. Hunian 48 unit, 5.200 m²: pengembangan desain hingga DED di Revit. Perluasan sekolah, 900 m²: berkas PBG, RAB, dan pengawasan berkala.
Arsitek Junior | Biro 12 orang, Bandung | 06/2019 – 08/2022. Gambar kerja untuk 6 rumah tinggal.
Pendidikan: S1 Arsitektur, Institut Teknologi Bandung, 2019. Perangkat: Revit, AutoCAD, Enscape.

Bersiap menjelaskan proyek saat wawancara

Setiap proyek di CV bisa ditanyakan. Siapkan satu masalah, solusi, dan hasilnya untuk setiap proyek, misalnya alasan detail berubah di lapangan. Biro juga dapat meminta tes gambar singkat, jadi tinjau kembali software yang Anda tulis. Pastikan Anda dapat menjelaskan setiap lembar portofolio dan peran Anda di dalamnya. Latihan ini membuat jawaban Anda lebih jelas.

Kesalahan umum

  • Menyebut perusahaan tanpa proyek.
  • Tidak menyebut tahapan.
  • Mengklaim seluruh gedung sebagai karya sendiri.
  • Menulis izin yang tidak dimiliki.
  • Mengirim portofolio besar yang hanya berisi render.

Kesimpulan

Sebelum mengirim, pastikan setiap proyek menunjukkan jenis, luas, tahap, dan peran Anda, bahwa sebutan dan izin Anda benar, dan bahwa tautan portofolio terbuka tanpa login. Jika condong ke struktur atau lapangan, CV insinyur sipil dapat membantu. Jika lebih ke visual, baca CV desainer.

Analisis CV arsitek Anda dengan CV Analyz terhadap sebuah lowongan: lihat skor dari 100 dan keterampilan serta istilah yang belum ada.

Cek CV Anda secara gratis

Pertanyaan yang sering diajukan

Perlukah gambar di CV?

Sebaiknya CV tetap berbasis teks, dan gambar diletakkan di portofolio dengan tautan di bagian atas.

Berapa halaman?

Satu untuk lulusan baru dan hingga dua dengan pengalaman.

Perlukah menulis STRA?

Ya, jika memilikinya. Jika belum, tulis gelar dan status Anda dengan tepat.

Berapa halaman portofolio?

Pilihan sekitar 10 halaman biasanya cukup, kecuali diminta lain.

Lanjutkan dari sini

Artikel terkait