CV UX Designer: Studi Kasus, Proses, dan Hasil yang Dicari Perusahaan

29 Oktober 20261 menit baca

Cara membuat CV UI/UX designer: struktur, studi kasus di portofolio, cara menulis proses dan hasil desain dengan metrik, tools yang dicari, dan tips untuk lulusan bootcamp.

Banyak orang Indonesia masuk ke UI/UX melalui bootcamp, sehingga persaingannya ketat. Yang membedakan kandidat bukan tampilan portofolio, melainkan kemampuan menjelaskan proses dan hasil desain.

Struktur CV

  1. Kontak dan tautan portofolio di bagian atas.
  2. Ringkasan: fokus (UI, UX research, product design), industri, lama pengalaman.
  3. Pengalaman dengan hasil desain.
  4. Tools dan metode.
  5. Pendidikan dan sertifikasi.

Tulis hasil, bukan hanya tampilan

  • “Mendesain ulang alur onboarding aplikasi; tingkat penyelesaian registrasi naik dari 52% menjadi 71%.”
  • “Melakukan 20 wawancara pengguna dan usability test untuk fitur pembayaran.”
  • “Membangun design system yang dipakai 3 tim produk, mempercepat pembuatan layar baru.”

Studi kasus di portofolio

Pilih 3–4 studi kasus: masalah, riset, proses (wireframe, prototype, iterasi), keputusan desain, dan hasilnya. Recruiter lebih tertarik pada cara Anda berpikir daripada hasil akhir yang cantik.

Tools dan metode

Figma, FigJam, prototyping, design system, user research, usability testing, information architecture, wireframing, Maze, Hotjar, dasar HTML/CSS.

Buat CV UI/UX yang menonjolkan dampak desain Anda: AI menulis ulang pengalaman Anda dengan proses dan metrik yang jelas — portofolio tinggal Anda lampirkan.

Perbaiki CV Anda sekarang

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa yang paling penting di CV UX designer?

Tautan portofolio dengan studi kasus, serta poin pengalaman yang menunjukkan hasil desain dengan metrik.

Berapa studi kasus yang dimasukkan ke portofolio?

Tiga sampai empat studi kasus yang mendalam lebih baik daripada banyak proyek yang dangkal.

Bagaimana CV UX untuk lulusan bootcamp?

Tonjolkan proyek bootcamp sebagai studi kasus lengkap, tambahkan proyek nyata (freelance atau sukarela), dan tunjukkan proses berpikir Anda.

Lanjutkan dari sini

Artikel terkait