Objektif Karier di CV: Kapan Diperlukan, Cara Menulis, dan Contoh untuk SMA, SMK, dan Kuliah
Objektif karier menyebut posisi tujuan dan satu bukti yang mendukungnya. Pelajari kapan perlu dipakai, bedanya dengan ringkasan, dan contoh untuk SMA dan SMK.
Tulis objektif karier dalam satu atau dua kalimat yang menyebut posisi tujuan dan satu bukti nyata mengapa Anda layak dipertimbangkan. Bagian ini berguna bagi lulusan SMA atau SMK, fresh graduate, pelamar magang, orang yang pindah bidang, atau yang kembali bekerja setelah jeda. Jika Anda sudah berpengalaman di bidang yang sama, ringkasan singkat biasanya lebih tepat, dan kadang keduanya tidak diperlukan. Kalimat seperti “mencari posisi yang menantang di perusahaan yang dinamis” sebaiknya dihapus, karena bisa dipakai siapa saja untuk lowongan apa pun.
Benarkah objektif sudah usang?
Sebagian panduan menyebut objektif sudah ketinggalan zaman, sebagian lain tetap memberi puluhan contoh. Kami tidak menemukan penelitian yang dapat diandalkan untuk memastikan salah satunya. Bahkan angka yang sering disebut, seperti batas pengalaman dua tahun atau jumlah kata tertentu, adalah pendapat penulisnya. Jadi, gunakan ukuran yang lebih praktis: apakah kalimat ini memberi tahu HRD sesuatu yang tidak langsung terlihat dari bagian lain CV Anda? Jika tidak, ruang itu lebih baik dipakai untuk pengalaman atau keterampilan.
Tentukan dalam tiga pertanyaan
- Apakah jabatan terakhir Anda sama dengan posisi yang dilamar? Jika ya, objektif biasanya tidak perlu. Pertimbangkan ringkasan profesional yang singkat.
- Apakah HRD mungkin bertanya, “Mengapa orang ini melamar ke sini?” Jika ya, satu kalimat dapat menjawabnya.
- Apakah Anda punya satu bukti, seperti magang, proyek, prakerin, sertifikat, atau tugas di pekerjaan sebelumnya? Tanpa itu, objektif hanya berisi keinginan.
Rumus yang mudah dipakai
[Status Anda] + [satu bukti yang bisa dicek] + [nama posisi sesuai lowongan].
Pakai nama posisi yang sama dengan lowongan, selama memang sesuai dengan kemampuan Anda. Hindari kata seperti pekerja keras, jujur, disiplin, dan mampu bekerja dalam tim jika tidak ada contohnya. Sifat itu lebih meyakinkan bila terlihat dari pengalaman. Jika memakai angka, pastikan benar dan siap Anda jelaskan saat wawancara.
Sebelum dan sesudah
Contoh fiktif: lulusan SMK melamar sebagai admin gudang.
Sebelum: Saya adalah pribadi yang rajin, jujur, dan pekerja keras yang ingin mencari pengalaman dan mengembangkan diri di perusahaan besar.
Sesudah: Lulusan SMK Akuntansi dengan prakerin 3 bulan di bagian persediaan, terbiasa mencatat barang masuk dan keluar di Excel. Melamar sebagai Admin Gudang.
Versi kedua memberi HRD alasan yang jelas untuk membaca lebih lanjut. Ada posisi, ada bukti, dan ada bahan untuk ditanyakan saat wawancara.
Contoh sesuai situasi
Semua contoh berikut fiktif. Ganti setiap detail dengan fakta tentang diri Anda, dan jangan memakai angka yang bukan milik Anda.
Lulusan SMA dan SMK
- Lulusan SMA jurusan IPS, berpengalaman membantu usaha keluarga dalam melayani pelanggan. Melamar sebagai Kasir.
- Lulusan SMK Teknik Kendaraan Ringan dengan prakerin 6 bulan di bengkel resmi. Melamar sebagai Mekanik Junior.
- Lulusan Kesetaraan Paket C yang sudah 2 tahun bekerja sebagai pramuniaga. Melamar sebagai Staf Toko.
Fresh graduate dan magang
- Lulusan S1 Akuntansi dengan magang 3 bulan di kantor akuntan publik, menguasai Excel. Melamar sebagai Staf Akuntansi.
- Lulusan D3 Perhotelan dengan magang di bagian front office hotel di Bali. Melamar sebagai Resepsionis.
- Mahasiswa Ilmu Komunikasi semester 6, mengelola akun organisasi kampus selama satu tahun. Mencari magang media sosial selama 6 bulan.
Untuk bagian lain dari CV, baca cara membuat CV tanpa pengalaman dan CV magang untuk mahasiswa. Objektif saja tidak akan cukup jika bagian bawahnya kosong.
Pindah bidang
- Guru dengan 5 tahun pengalaman menyusun materi, kini menekuni desain pembelajaran daring. Melamar sebagai Instructional Designer.
- Staf administrasi yang menyelesaikan kursus analisis data dan dua proyek latihan. Melamar sebagai Data Analyst Junior.
- Barista berpengalaman melayani pelanggan pada jam sibuk. Melamar sebagai Customer Service.
Kembali bekerja dan posisi berizin
- Koordinator proyek yang kembali bekerja setelah jeda, baru menyelesaikan pelatihan Scrum. Melamar sebagai Staf PMO paruh waktu.
- Operator forklift dengan SIO aktif dan 3 tahun pengalaman gudang. Melamar sebagai Operator Forklift.
- Perawat dengan STR aktif dan sertifikat BTCLS. Melamar sebagai Perawat ICU.
Untuk jabatan yang meminta izin atau sertifikat, tulis hanya yang masih berlaku dan benar-benar Anda miliki. Perusahaan biasanya dapat meminta dokumennya. Alasan jeda karier juga tidak perlu dijelaskan di sini; siapkan satu kalimat jujur untuk wawancara.
Letak dan judul
Letakkan tepat di bawah data kontak. Judul Objektif, Tujuan Karier, atau Profil sudah cukup. Di portal lowongan, gunakan kolom ringkasan bila tersedia. Untuk formulir instansi pemerintah atau BUMN, ikuti kolom yang mereka sediakan. Jika melamar ke luar negeri, lihat juga contoh setempat, karena kebiasaan tiap negara berbeda dan kami tidak menemukan sumber resmi yang menetapkannya.
Satu CV, satu tujuan
Banyak pelamar menulis kalimat sangat umum agar satu CV dapat dikirim ke semua lowongan. Hasilnya, tidak ada lowongan yang merasa dituju. Lebih baik siapkan satu versi untuk setiap jenis posisi, lalu ubah kalimat pertama sesuai lowongan. Perubahan ini hanya perlu beberapa menit, dan semua faktanya tetap sama.
Kesalahan umum
- Mengirim kalimat yang sama ke semua perusahaan, atau lupa mengganti nama perusahaan.
- Menuliskan posisi yang tidak sesuai dengan lowongan.
- Menyebut gaji, status pernikahan, atau keadaan pribadi di bagian ini.
- Mengklaim keahlian yang tidak didukung bagian lain CV.
- Menulis objektif dan ringkasan berurutan yang isinya sama.
Yang dilakukan CV Analyz
Saat membuat CV, CV Analyz menulis pembuka singkat yang diarahkan ke pekerjaan tujuan, hanya dari fakta yang Anda masukkan, tanpa menambahkan pengalaman atau angka. Tidak ada pilihan terpisah bernama objektif, karena pembuka ini mengambil perannya. Semakin jelas Anda menuliskan magang, proyek, dan pelatihan, semakin berguna hasilnya. Setelah itu, Anda bisa memendekkannya.
Intinya: pertahankan objektif jika menjelaskan arah Anda dan didukung satu fakta nyata. Hapus jika hanya mengulang isi CV. Dua kalimat yang spesifik jauh lebih berguna daripada satu paragraf yang cocok untuk siapa saja.
Buat CV Anda dengan CV Analyz: jawab beberapa pertanyaan sederhana tanpa berkas lama, dan dapatkan CV yang jelas untuk pekerjaan dan negara tujuan, hanya dari data yang Anda berikan.
Buat CV Anda gratis sekarangPertanyaan yang sering diajukan
Apakah objektif karier masih dipakai?
Masih, terutama untuk lulusan baru dan yang pindah bidang, selama menyebut posisi yang jelas dan satu bukti nyata, bukan hanya keinginan.
Berapa panjang objektif karier?
Satu atau dua kalimat biasanya cukup. Panduan menyebut angka berbeda, dan tidak satu pun yang kami temukan didukung penelitian.
Bolehkah memakai objektif dan ringkasan sekaligus?
Pada CV singkat sebaiknya pilih salah satu, karena keduanya sering mengulang hal yang sama.
Apa objektif untuk lulusan SMA tanpa pengalaman?
Sebutkan posisi yang dituju dan satu hal nyata yang Anda miliki, seperti kegiatan membantu usaha keluarga, keterampilan komputer, atau kegiatan sekolah.