CV Setelah Cuti Melahirkan atau Resign Mengasuh Anak: Cara Menulis Jeda dan Kembali Bekerja

Oleh tim CV Analyz, dengan bantuan AIDitinjau oleh Ahmad SakkaDiperbarui 4 menit baca

Cuti melahirkan biasanya tidak perlu ditulis di CV. Cara menulis jeda panjang setelah resign, data yang boleh dihapus, dan jawaban saat ditanya soal anak.

Cuti melahirkan selama beberapa bulan biasanya tidak perlu ditulis di CV, karena Anda masih bekerja di perusahaan yang sama. Jika Anda resign untuk mengasuh anak dan ada jeda satu tahun atau lebih, tulis satu baris netral sesuai urutan waktu dengan tanggalnya, lalu gunakan sisa halaman untuk pengalaman dan keahlian. Anda boleh memilih menyebut alasannya atau tidak. Nama dan usia anak tidak perlu dicantumkan.

Mengapa banyak orang ragu menyebut anak

Keraguan ini wajar. Dalam eksperimen Universitas Cornell yang diumumkan pada 2005, 192 mahasiswa menilai pelamar dengan kualifikasi setara. Mereka bersedia merekrut 84 persen perempuan tanpa anak, tetapi hanya 47 persen ibu, sementara ayah tidak dirugikan. Ini penelitian lama di Amerika Serikat dengan mahasiswa, bukan perekrut, sehingga tidak bisa langsung diterapkan pada Indonesia. Di sisi lain, survei LinkedIn 2022 menyatakan 51 persen perekrut lebih mungkin menghubungi kandidat yang menjelaskan jedanya, walaupun saat itu LinkedIn sedang memperkenalkan fitur jeda karier. Kesimpulannya: jeda panjang menimbulkan pertanyaan, dan menyebut anak bisa menimbulkan pertanyaan lain. Satu baris netral menjelaskan periode itu tanpa menceritakan keluarga Anda.

Contoh menurut situasi

Semua contoh di bawah ini fiktif.

Hanya cuti, masih bekerja

Staf HR, PT [Nama], Jakarta, 2019 sampai sekarang.

Itu sudah cukup. Tidak perlu mencantumkan masa cuti. Jangan pula menulis seolah-olah Anda berhenti bekerja.

Resign dan jeda setahun atau lebih

  • Menyebut alasan: 2022 sampai 2025, jeda karier untuk mengurus keluarga.
  • Tidak menyebut alasan: 2022 sampai 2025, jeda karier terencana. Menyelesaikan pelatihan Power BI pada 2025.

Mengelola usaha selama jeda

Banyak ibu di Indonesia berjualan daring atau membuka usaha kecil dari rumah. Jika usaha itu memang nyata, tulis sebagai pengalaman dengan angka yang benar:

Pemilik toko daring (Shopee dan Instagram), 2022 sampai 2025. Mengelola stok, promosi, dan pembukuan untuk sekitar 60 pesanan per bulan.

Lebih dari lima tahun

Satu baris tidak cukup. Letakkan keahlian terkini di bagian atas, dengan bukti seperti pelatihan, kerja paruh waktu, atau kegiatan relawan yang berkaitan. CV fungsional tidak kami sarankan, karena kronologi yang hilang menimbulkan pertanyaan baru. Baca cara menjelaskan jeda karier, dan jika ingin pindah bidang, lihat CV untuk pindah karier.

Yang sebaiknya dihapus

  • Status pernikahan, jumlah anak, nama, usia, dan siapa yang mengasuh. Sebagian formulir lowongan masih memintanya; isi jika wajib, tetapi di CV tidak perlu.
  • Gelar buatan seperti CEO rumah tangga. Itu tidak menjelaskan pekerjaan Anda.
  • Pernyataan bahwa mengasuh anak sama dengan manajemen proyek. Biasanya terdengar berlebihan.
  • Kalimat minta maaf dan tanggal yang diubah. Mengubah tanggal jauh lebih berisiko daripada jeda, dan bisa terlihat pada paklaring.

Sebelum dan sesudah

Contoh ringkasan fiktif:

Sebelum: Ibu dua anak yang sudah lama di rumah, ingin kembali bekerja dan berharap diberi kesempatan untuk membuktikan diri.
Sesudah: Staf HR berpengalaman 6 tahun di rekrutmen dan payroll. Memperbarui keahlian HRIS pada 2025. Siap bekerja penuh waktu mulai Juni.

Ringkasan baru membicarakan pekerjaan yang Anda tuju. Tulis kesiapan waktu hanya jika memang benar, dan jangan menjelaskannya dengan pengaturan pengasuhan.

Tunjukkan keahlian yang mutakhir

  1. Bandingkan CV Anda dengan sepuluh lowongan terbaru, lalu catat alat yang belum ada di CV.
  2. Ikuti satu pelatihan singkat untuk kekurangan yang paling sering muncul, dan tulis tahunnya. Lihat cara menulis keahlian.
  3. Hapus perangkat lunak yang sudah tidak dipakai, karena membuat CV terlihat lama.
  4. Hubungi mantan rekan atau atasan. Mereka bisa menjadi referensi atau memberi tahu lowongan.
  5. Jika butuh jadwal fleksibel, cari posisi hibrida, jarak jauh, atau paruh waktu, lalu tonjolkan pengalaman yang sesuai.

Saat wawancara

Siapkan dua kalimat, lalu kembali ke pekerjaan. Misalnya: Saya mengambil jeda dua tahun untuk keluarga, dan tahap itu sudah selesai. Saya sudah memperbarui keahlian X dan siap mulai bekerja.

Di Indonesia, pertanyaan tentang status menikah atau rencana punya anak cukup sering muncul, dan sebagian lowongan bahkan menulis syarat belum menikah. Anda tidak wajib membuka detail pengasuhan. Anda bisa menjawab tenang: Saya sudah mengatur urusan keluarga dan ingin membahas kebutuhan posisi ini. Jika ditanya siapa yang menjaga anak, jawaban singkat sudah cukup, dan Anda tidak perlu menyebut nama pengasuh atau sekolah. Jika merasa didiskriminasi, mintalah saran dari serikat pekerja atau dinas ketenagakerjaan. Semua ini juga berlaku bagi ayah yang berhenti bekerja untuk mengasuh anak.

Yang dilakukan CV Analyz

Saat analisis, baris seperti status pernikahan, tanggal lahir, dan jenis kelamin dihapus sebelum penilaian, sehingga tidak masuk ke skor Anda. Saat perbaikan, sistem mengarahkan pengalaman Anda ke pekerjaan tujuan hanya dari data yang Anda berikan, dan tidak mengarang kegiatan selama jeda. Jadi, masukkan sendiri tanggal dan kalimat yang Anda pilih.

Sumber: Cornell: Mothers face disadvantages in getting hired, Harvard Gender Action Portal.

Tingkatkan CV Anda dengan CV Analyz: tugas menjadi hasil yang jelas untuk pekerjaan dan negara tujuan, hanya dari data yang Anda berikan.

Perbaiki CV Anda sekarang

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana menulis jeda karier karena mengasuh anak?

Satu baris netral dengan tanggal, sesuai urutan waktu. Tambahkan kegiatan selama jeda jika memang ada.

Apakah cuti melahirkan perlu ditulis di CV?

Biasanya tidak, karena Anda masih bekerja di perusahaan yang sama.

Apakah HRD menolak pelamar setelah jeda panjang?

Tidak selalu, tetapi tidak ada jaminan. Keahlian yang terbukti mutakhir dan kesiapan yang jelas akan membantu.

Perlukah menyebut jumlah anak di CV?

Tidak perlu, kecuali formulir mewajibkannya. Data keluarga tidak menjelaskan kemampuan kerja Anda.

Lanjutkan dari sini

Artikel terkait