CV Lawyer: PKPA, Izin Advokat, Bidang Praktik, Perkara, dan Contoh

Oleh tim CV Analyz, dengan bantuan AIDitinjau oleh Ahmad SakkaDiperbarui 4 menit baca

Cara menulis CV lawyer dan legal officer: status advokat, PKPA, bidang praktik, dan perkara tanpa melanggar kerahasiaan, dengan contoh dan CV lengkap.

CV lawyer yang kuat langsung menunjukkan status advokat Anda, tingkat pengalaman, dan bidang hukum yang benar-benar Anda tangani. Tulis organisasi advokat, tahun pengangkatan atau status PKPA, bidang praktik, lalu pekerjaan penting berdasarkan jenis, ukuran, peran, dan hasilnya. Satu atau dua halaman cukup. Ketelitian sangat penting, karena kesalahan dalam CV menimbulkan keraguan terhadap pekerjaan hukum Anda. Panduan ini ditujukan bagi advokat, corporate lawyer, legal officer, associate, dan sarjana hukum baru, dengan contoh sebelum dan sesudah yang menjaga kerahasiaan klien serta satu CV lengkap yang dapat Anda sesuaikan.

Dahulukan status advokat dan pendidikan

Perekrut memeriksa status Anda terlebih dahulu. Tuliskan PKPA, Ujian Profesi Advokat, serta pengambilan sumpah jika sudah, dengan organisasi dan tahunnya. Gunakan sebutan advokat hanya jika Anda memang telah diangkat dan disumpah. Jika belum, gunakan “Sarjana Hukum” atau “Legal Officer”. Beberapa lowongan mensyaratkan PKPA, jadi nyatakan dengan jelas jika Anda memilikinya. Periksa ketentuan terbaru dari organisasi advokat terkait.

Sebelum: Sarjana hukum berpengalaman dan teliti.
Sesudah: Advokat PERADI, disumpah 2020. PKPA 2018, UPA 2019. 5 tahun di hukum ketenagakerjaan dan kontrak komersial untuk klien korporasi.
  • Status: organisasi advokat, tahun pengangkatan, dan sumpah.
  • Pendidikan: S1 Hukum, IPK jika baik, S2 atau LL.M.
  • Sertifikasi: PKPA, UPA, kurator, mediator, kekayaan intelektual, atau kepatuhan.
  • Magang: firma hukum, pengadilan, LBH, dan departemen legal.
  • Bahasa: tingkat atau skor bahasa Inggris, terutama untuk firma asing dan transaksi lintas negara.

Tegaskan bidang praktik

“Menangani semua bidang hukum” sering kali tampak seperti tidak memiliki keahlian. Pilih bidang yang dapat Anda jelaskan dengan baik saat wawancara, lalu urutkan sesuai posisi. Jika pekerjaan Anda campuran, tuliskan perkiraan porsinya, misalnya 70% ketenagakerjaan dan 30% kontrak komersial. Informasi singkat ini membantu perekrut memahami profil Anda.

Jelaskan perkara tanpa melanggar kerahasiaan

Jangan pernah membuka informasi rahasia. Jika klien atau perkara tidak bersifat publik, samarkan: “grup perangkat lunak Indonesia”. Lalu sebutkan jenis, perkiraan ukuran, peran, dan hasilnya. Gunakan pola tindakan dan hasil. Contoh berikut hanya bersifat ilustratif.

Sebelum: Mengerjakan transaksi M&A.
Sesudah: Menangani penjualan grup perangkat lunak Indonesia kepada investor asing: memimpin legal due diligence, menyusun perjanjian, dan menyelesaikan transaksi dalam 10 minggu sesuai jadwal.
Sebelum: Menangani perkara di pengadilan.
Sesudah: Menangani sekitar 50 perkara per tahun di Pengadilan Hubungan Industrial, dari bipartit dan mediasi hingga persidangan.
Sebelum: Meninjau kontrak perusahaan.
Sesudah: Satu-satunya legal officer di perusahaan SaaS dengan 200 karyawan; membuat pedoman kontrak dan memangkas waktu peninjauan kontrak standar dari 8 menjadi 3 hari.
Sebelum: Membantu izin dan kepatuhan.
Sesudah: Memimpin pengurusan perizinan melalui OSS untuk 3 cabang baru dan melatih 120 karyawan tentang perlindungan data pribadi.

Hati-hati dengan persentase kemenangan. Angka ini bergantung pada perkara yang dipilih, dapat menyesatkan, dan dapat menimbulkan persoalan etika profesi. Kompleksitas, tanggung jawab, dan hasil biasanya lebih dipercaya.

Firma hukum atau perusahaan: sesuaikan

  • Firma hukum: bidang praktik, pengalaman transaksi atau perkara, bahasa, pembimbingan, dan pengembangan klien bila diminta.
  • Perusahaan: pemahaman bisnis, dukungan kepada divisi, risiko, proses, dan pengelolaan konsultan hukum eksternal.
  • Pemerintah dan BUMN: formulir resmi, hukum administrasi, pengadaan barang dan jasa.
  • Kepatuhan dan teknologi: kebijakan, pelatihan, dan alat pengelolaan kontrak.

Gunakan kata-kata dari lowongan jika memang benar, seperti “kontrak komersial” atau “ketenagakerjaan”. Lihat kata kunci menurut industri dan uji CV dengan pemeriksa ATS.

Sarjana hukum baru dan magang

Mulailah dari pendidikan, IPK, dan magang. Tulis apa yang benar-benar Anda kerjakan: riset, draf kontrak, gugatan, dan pendampingan sidang. Klinik hukum, debat, peradilan semu, dan LBH juga berguna. Pekerjaan non-hukum tetap membantu jika menunjukkan pelayanan klien dan tanggung jawab. Jika berpindah dari profesi lain, baca panduan pindah karier.

Contoh singkat dan lengkap

Orang dan angkanya fiktif, tetapi formatnya bisa digunakan kembali.

Maya Hartono, S.H. | Advokat Ketenagakerjaan | PERADI, 2020 | Jakarta | Telepon | Email | LinkedIn
Profil: Advokat dengan 5 tahun pengalaman di bidang ketenagakerjaan dan kontrak. Mendampingi perusahaan dalam restrukturisasi dan menangani perkara secara mandiri.
Pengalaman: Associate, Santoso & Partners, 2020 – sekarang. Sekitar 50 perkara per tahun. Restrukturisasi yang melibatkan 180 karyawan. Membimbing 2 paralegal.
Legal Intern, Santoso & Partners, 2018 – 2020. Riset, draf gugatan, dan pendampingan sidang.
Pendidikan: S1 Hukum, Universitas Indonesia, 2018. PKPA, 2018. UPA, 2019. Bahasa Inggris: mahir.

Kesalahan umum

  • Memakai sebutan advokat sebelum disumpah.
  • Tidak mencantumkan status PKPA atau organisasi.
  • Menyebut klien atau detail rahasia.
  • Mengaku memimpin perkara padahal hanya membantu.
  • Menulis semua bidang hukum alih-alih menunjukkan keahlian.
  • Salah ketik atau tanggal yang tidak konsisten.

Angka yang dicari pembaca

Pembaca melihat jumlah perkara, bidang hukum, dan jenis klien. Contoh: «Menangani 60 perkara kontrak per tahun untuk klien manufaktur.» Jangan sebut nama klien yang dirahasiakan, dan cantumkan keanggotaan PERADI jika ada.

Kesimpulan

Sebelum mengirim, pastikan status advokat, bidang praktik, dan tiga perkara yang disamarkan mudah ditemukan. Lalu sesuaikan kata-katanya dengan posisi yang dilamar. Panduan CV profesional dapat membantu menyusun formatnya.

Tingkatkan CV lawyer dengan CV Analyz: tugas Anda diubah menjadi hasil yang jelas untuk pekerjaan dan negara tujuan, hanya dengan data yang Anda berikan.

Perbaiki CV Anda sekarang

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa yang ditulis pertama?

Status advokat atau PKPA, serta bidang praktik utama.

Berapa halaman yang ideal?

Satu atau dua halaman, dengan daftar perkara terpisah bila perlu.

Bolehkah menyebut klien?

Hanya jika bersifat publik atau diizinkan. Jika tidak, samarkan.

Perlukah menulis tingkat kemenangan?

Biasanya tidak. Jelaskan kompleksitas, peran, dan hasil.

Lanjutkan dari sini

Artikel terkait