CV Penerjemah dan Juru Bahasa: Pasangan Bahasa, CAT Tools, Spesialisasi, dan Contoh
Cara membuat CV penerjemah dan juru bahasa: pasangan bahasa dan arahnya, status penerjemah tersumpah, spesialisasi, CAT tools, volume kerja, dan cara menunjukkan kualitas terjemahan.
Klien dan agensi penerjemahan menilai CV penerjemah dari tiga hal: pasangan bahasa, spesialisasi, dan bukti kualitas. CV Anda sendiri juga menjadi contoh kerja — satu kesalahan bahasa di CV penerjemah sangat merugikan.
Yang wajib ada
- Pasangan bahasa dan arahnya: Inggris → Indonesia, Indonesia → Inggris.
- Status: penerjemah tersumpah (jika ada), keanggotaan HPI.
- Spesialisasi: hukum, medis, teknik, keuangan, lokalisasi gim, subtitle.
- CAT tools: SDL Trados, memoQ, Smartcat, MateCat.
- Volume dan jenis klien.
Contoh ringkasan
Penerjemah tersumpah Inggris–Indonesia dengan pengalaman 8 tahun, spesialis dokumen hukum dan keuangan. Telah menerjemahkan lebih dari 3 juta kata untuk kantor hukum, bank, dan perusahaan multinasional, menggunakan SDL Trados dan memoQ.
Contoh poin
- “Menerjemahkan rata-rata 3.000 kata per hari dengan skor QA klien di atas 98%.”
- “Menerjemahkan prospektus IPO setebal 400 halaman dalam 3 minggu.”
- “Menjadi juru bahasa konsekutif dalam 50+ rapat bisnis dan kunjungan pabrik.”
Buat CV penerjemah yang presisi: AI menyusun pasangan bahasa, spesialisasi, dan volume kerja Anda — dan bisa menulis CV dalam salah satu dari 10 bahasa.
Buat CV Anda gratis sekarangPertanyaan yang sering diajukan
Apa yang paling penting di CV penerjemah?
Pasangan bahasa dan arahnya, spesialisasi, status penerjemah tersumpah jika ada, CAT tools, dan bukti volume serta kualitas.
Perlukah sertifikat penerjemah tersumpah?
Untuk dokumen resmi seperti ijazah, akta, atau dokumen pengadilan, status tersumpah sering wajib. Untuk pekerjaan lain, pengalaman dan spesialisasi lebih menentukan.
Apa itu CAT tools?
Perangkat lunak bantu penerjemahan seperti SDL Trados dan memoQ yang menjaga konsistensi istilah. Banyak agensi mensyaratkannya.