Kata Kunci ATS: Cara Menemukan dan Menempatkannya di CV

17 Juni 20262 menit baca

Kata kunci ATS menentukan apakah CV Anda muncul di hasil pencarian HRD. Cara menemukan kata kunci dari lowongan, jenis-jenisnya, tempat terbaik menaruhnya, dan cara menghindari CV yang dijejali kata kunci.

Saat HRD mencari kandidat di ATS, mereka sering mengetik istilah tertentu: “akuntansi pajak”, “SAP”, “brevet”, “digital marketing”. CV yang memuat istilah itu muncul lebih dulu. Itulah kata kunci — dan menemukannya jauh lebih mudah daripada yang dikira.

Dari mana kata kunci berasal?

Sumber terbaik adalah teks lowongan itu sendiri. Perhatikan bagian kualifikasi dan tanggung jawab: istilah yang diulang, nama perangkat lunak, sertifikasi, dan jabatan. Bandingkan beberapa lowongan untuk posisi yang sama di JobStreet atau LinkedIn; istilah yang muncul berulang kali adalah kata kunci inti profesi Anda.

Jenis-jenis kata kunci

  • Keahlian teknis: Excel, SQL, AutoCAD, SAP, Google Ads, e-Faktur.
  • Jabatan: Staf Akuntansi, Sales Executive, Software Engineer — termasuk variasi bahasa Inggris yang dipakai di lowongan.
  • Sertifikasi dan lisensi: Brevet Pajak A & B, sertifikat BNSP, PMP, STR untuk tenaga kesehatan.
  • Bidang dan metode: rekonsiliasi bank, manajemen rantai pasok, Agile, K3.
  • Pendidikan: jenjang dan jurusan, seperti S1 Akuntansi atau D3 Teknik Mesin.

Di mana menempatkan kata kunci?

  1. Ringkasan: dua atau tiga kata kunci paling penting.
  2. Pengalaman kerja: di dalam kalimat yang menunjukkan hasil — ini bagian yang paling meyakinkan.
  3. Keahlian: daftar ringkas alat dan kemampuan teknis.
  4. Sertifikasi: nama resmi sertifikat, lengkap dengan penerbit dan tahunnya.

Gunakan istilah persis seperti di lowongan

Jika lowongan menulis “analisis laporan keuangan”, jangan hanya menulis “membaca neraca”. Jika lowongan memakai istilah bahasa Inggris seperti “account receivable”, sebaiknya cantumkan juga, karena itu yang kemungkinan dicari HRD. Selama sesuai dengan pengalaman Anda, menyamakan istilah bukan berbohong — hanya berbicara dalam bahasa yang sama.

Hindari menjejali kata kunci

Menulis daftar panjang kata kunci, apalagi dengan teks berwarna putih, adalah trik lama yang mudah ketahuan dan merusak kesan saat CV dibaca manusia. Kata kunci yang ditempatkan di dalam kalimat bermakna jauh lebih efektif.

Kata kunci membawa CV Anda ke layar HRD; kalimat yang kuat membuat HRD menelepon Anda.

Temukan kata kunci yang kurang di CV Anda: unggah CV dan tulis posisi yang dituju — CV Analyz menunjukkan kata kunci yang perlu ditambahkan dan keahlian yang sudah terdeteksi.

Cek CV Anda secara gratis

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu kata kunci ATS?

Istilah yang dipakai HRD untuk mencari kandidat di sistem, biasanya diambil dari lowongan: keahlian, alat, sertifikasi, jabatan, dan bidang kerja.

Berapa banyak kata kunci yang harus ada di CV?

Tidak ada angka pasti. Pastikan kata kunci inti dari lowongan muncul secara alami di ringkasan, pengalaman, dan keahlian — biasanya 10 sampai 20 istilah yang relevan.

Bolehkah menulis kata kunci dalam bahasa Inggris di CV berbahasa Indonesia?

Boleh, dan sering justru disarankan untuk istilah yang memang umum dipakai dalam bahasa Inggris, seperti nama jabatan, perangkat lunak, atau istilah teknis yang tercantum di lowongan.

Lanjutkan dari sini

Artikel terkait